› Berita Asuransi
› Ilmu Asuransi
› Glosarry
 
 
Berita Asuransi
Dua Asuransi Sinarmas Incar Premi Rp. 8,5 T
Investor Daily, Jumat, 6 Juni 2008

Grup Sinar Mas melalui dua perusahaan asuransinya menargetkan perolehan premi bruto tahun ini sebesar Rp. 8,5 triliun. Kontribusi terbesar masih berasal dari PT. Asuransi Jiwa Sinarmas sebesar Rp. 6 triliun dan sisanya berasal dari asuransi umum, PT. Asuransi Sinar Mas.

Kedua perusahaan ini dimiliki oleh Grup Sinar Mas melalui PT. Sinar Mas Multiartha Tbk dengan kepemilikan saham 83,33% pada Asuransi Jiwa Sinarmas dan 99,99% pada Asuransi Sinarmas.

Marketing Advisor Asuransi Jiwa Sinarmas Jaime Jose Javier menatakan, target perolehan premi tersebut naik sekitar 40% dibandingkan realisasi akhir tahun lalu sebesar Rp. 4,2 triliun. Strategi yang diterapkan adalah menggenjot pemasaran produk-produk tradisional.

¿Saat ini kami masih sangat kuat dalam penjualan produk asuransi jiwa tradisional. Porsinya mencapai 75% dari portofolio bisnis yang dijalankan, sedangkan sisanya dari unit linked,¿ ujar Jaime usai penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT. Bank Bumiputera Indonesia Tbk di Jakarta, Kamis (5/6).

Tahun ini, lanjut Jaime, perusahaan belum berencana mengubah portofolio bisnis yang dijalankan. Pasalnya, pemasaran unit linked cenderung menghadapi tantangan lebih tinggi ketimbang produk tradisional.

¿Kami membutuhkan agen pemasaran yang andal terlebih dahulu agar produk tersebut bisa terserap dengan baik,¿ tandas Jaime.

Selain menggenjot produktivitas, Sinar Mas juga akan meningkatkan kontribusi jalur distribusi. Saat ini, perusahaan memasarkan produk asuransi melalui berapa beberapa jalur seperti bancassurance, keagenan (agency force), direct marketing, telemarketing, dan jalur distribusi alternatif lainnya.

¿Dari beberapa jalur distribusi tersebut, bancassurance menjadi jalur distribusi andalan. Jalur tersebut mengontribusi sekitar 60% dari total pendapatan premi. Selain iyu, kami juga cukup kuat pada kanan keagenan,¿ ungkap Jaime.

General Manager Bancassurance Jan Rosyadi menambahkan, saat ini perusahaan telah menggandeng sekitar 60 mitra perbankan untuk memasarkan produk asuransi. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 30 bank umum dan 30 bank perkreditan rakyat (BPR). Selain itu, perusahaan juga menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan pembiayaan (multifinance).

¿Kami telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra perbankan dari segala tingkatan. Beberapa diantaranya adalah Bank Century, Bank Kesawan, UOB Buana, Bank Permata, Bank NISP, dan BII. Tahun ini kami mengincar lima kerja sama dengan mitra perbankan yang baru,¿ ujar Jan.

Sementara itu, hingga April 2008, perusahaan telah membukukan pendapatan premi sekitar RP. 2,3 triliun, meningkat sekitar 20% dibanding periode sama tahun lalu.

Khusus asuransi umum, Direktur Asuransi Sinarmas Dumasi M Magdalena Samosir mengatakan, target perolehan premi perusahaan naik 11,11% dari realisasi akhir tahun lalu sebesar Rp. 2,25 triliun. Hingga tiga bulan pertama, pihaknya berhasil meraih premi Rp. 1,6 triliun dengan porsi terbesar berasal dari asuransi kebakaran 67%, motor dan mobil 12%, kesehatan 8%, dan sisanya 13% jenis asuransi lain-lain.

Meski 90% target telah terpenuhi, pihak manajemen belum berencana merevisi rencana bisnisnya. Pasalnya, perkembangan kondisi saat ini membuat manajemen Asuransi Sinarmas harus lebih berhati-hati dalam setiap pengambilan keputusan.

¿Namun kami tetap optimistis target dapat tercapai tahun ini,¿ tegas dia seusai acara penandatanganan kerja sama dengan PT. Extra Proteksi Indonesia (Expro) di Jakarta, Kamis (5/6).

Sedangkan angka klaim hingga kuartal pertama 2008 sudah mencapai Rp. 151 miliar. Porsi klaim terbesar berasal dari asuransi kendaraan bermotor 53%, kesehatan 35%, dan asuransi kebakaran 8%, dan jenis asuransi kerugian lainnya 4%.

Dumasi menambahkan, manajamen Sinar Mas menargetkan perolehan laba bersih tahun ini sebesar RP. 150 miliar, naik 70,4% dari posisi tahun lalu Rp. 88 miliar dan 2006 senilai Rp. 20 miliar. ¿Nilai surplus underwriting kami sudah tembus Rp. 105 miliar hingga Maret ini,¿ jelas dia.

Jumlah modal telah mencapai Rp. 200 miliar dengan rasio solvabilitas (risk based capitall RBC) 204%. Manajemen, lanjut Dumasi, juga akan menambah lima kantor pemasaran dari 80 cabang saat ini. Fokus penambahan cabang dilakukan ke Indonesia Timur.

Gandeng Expro
Sementara itu, Sinar Mas menggandeng Expro untuk memasarkan asuransi khusus ponsel. Kerja sama yang dimulai sejak akhir 2006 di Bali ini, sesuai rencana akan diperluas seiring penambahan lima outlet Expro di Jakarta.

Melalui kerja sama ini, Asuransi Sinarmas menargetkan perolehan premi Rp. 8 miliar hingga akhir tahun ini. Total klaim hingga Mei 2008 mencapai RP. 200 juta dengan 400 kasus. (c115)

 
 
Untitled Document

PT. Asuransi Sinar Mas © 2007 All Rights Reserved
Layanan 24 Jam | Suara Konsumen | Peta Situs | Hubungi Kami
Resolusi Terbaik pada 1024 x 768