Cara Menanam Lidah Buaya yang Praktis dan Mudah Dilakukan

Masa pandemi ini tidak ada salahnya mempunyai hobi berkebun. Salah satunya menanam lidah buaya. Lidah buaya adalah tanaman yang digemari oleh banyak orang. Selain memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, tanaman ini juga mudah dirawat sehingga cocok bagi Anda yang ingin mencoba untuk bercocok tanam. Lidah buaya memiliki lebih dari 300 jenis, tapi salah satu jenis yang paling sering dipakai untuk bercocok tanam adalah Aloe barbadensis. Jika Anda berminat untuk mencoba menanam tanaman ini, mari pelajari cara menanam lidah buaya sekaligus cara merawatnya yang mudah dilakukan.

Lidah buaya termasuk tanaman yang succulent (tebal dan berair) seperti kaktus. Artinya, tanaman ini mampu menyimpan air dan bisa hidup di daerah atau kondisi tanah yang kering.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir jika lupa menyiramnya sehari atau dua hari karena tanaman ini tetap dapat bertahan hidup. Tanpa basa-basi lagi, berikut adalah cara menanam lidah buaya dapat Anda lakukan:

1. Siapkan pot dan media tanam yang sesuai

Langkah pertama dalam cara menanam lidah buaya adalah menyiapkan potnya terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan pot terakota yang terbuat dari tanah liat karena pot jenis ini dianggap lebih ramah bagi tanaman dan lingkungan. Pastikan pot yang Anda beli memiliki banyak lubang drainase. Isi pot dengan tanah campuran yang biasa digunakan untuk menanam kaktus. Anda juga bisa menggunakan tanah biasa yang dicampur dengan pasir sebagai media tanam lidah buaya.

2. Tanam bibit lidah buaya

Siapkan bibit lidah buaya yang ingin Anda tanam. Anda bisa membelinya dengan mudah di toko-toko tanaman terdekat atau toko online. Galilah sedikit media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya, lalu masukkan bibit lidah buaya. Sebaiknya Anda jangan gali terlalu dalam karena lidah buaya memiliki akar yang relatif pendek dan menyebar di sekitar area yang mendekati permukaan tanah.

3. Siram lidah buaya sekali saja setiap 2-3 minggu

Salah satu faktor penting yang perlu Anda perhatikan dalam cara menanam lidah buaya adalah menyiramnya dengan benar. Siram tanaman lidah buaya sekali saja setiap 2-3 minggu. Pastikan media tanam lidah buaya benar-benar kering sebelum disiram air lagi. Ketika menyiram tanaman ini, pastikan tanah sepenuhnya basah dan air bisa mengalir bebas dari tanah. Jika terjadi penumpukan atau terlalu banyak air, daun lidah buaya dapat menguning dan mati.

4. Pastikan lidah buaya mendapatkan cukup sinar matahari

Sinar matahari memiliki peran penting dalam kesehatan tanaman lidah buaya. Oleh karena itu, pastikan lidah buaya mendapatkan cukup sinar matahari. Anda bisa membiarkan tanaman ini terpapar sinar matahari secara langsung sekitar 6-8 jam. Jika Anda menanamnya di dalam rumah, posisikan pot lidah buaya berada dekat dengan jendela yang kena sinar matahari supaya tanaman ini bisa bertahan hidup.

5. Berikan pupuk setahun sekali saja

Lidah buaya umumnya tidak membutuhkan pupuk untuk bertahan hidup. Meski demikian, pupuk tetap bisa memberikan manfaat jika diberikan dalam porsi yang tepat. Berikan tanaman ini pupuk sekali saja dalam setahun. Anda bisa menggunakan pupuk organik yang banyak dijual di toko tanaman terdekat atau toko online. Jangan memupuk lidah buaya secara berlebihan untuk menghindari kerusakan yang tidak diinginkan. 

Itulah berbagai cara menanam lidah buaya yang bisa Anda praktekkan di rumah. Menanam lidah buaya akan memberikan banyak keuntungan bagi Anda karena manfaatnya yang tidak main-main bagi kesehatan. Selamat mencoba!


Sumber :  Sehatq.com

Kembali ke daftar berita >