Nonton Piala Dunia 2026 Butuh Dana Berapa? Simak Perkiraan Budget yang Perlu Disiapkan
Menonton pertandingan Piala Dunia secara langsung di stadion merupakan impian banyak pecinta sepak bola. Atmosfer yang meriah, bertemu suporter dari berbagai negara, hingga menyaksikan tim favorit berlaga dari dekat menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Namun, di balik pengalaman tersebut, ada sejumlah biaya yang perlu dipersiapkan agar perjalanan tetap nyaman dan sesuai anggaran.
Apalagi untuk Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Jarak antarkota yang cukup jauh membuat perencanaan keuangan menjadi semakin penting.
Berikut perkiraan biaya yang perlu Anda siapkan jika ingin menonton Piala Dunia secara langsung.
1. Tiket Pertandingan, Mulai Rp1 Jutaan hingga Ratusan Juta Rupiah
Komponen biaya terbesar tentu berasal dari tiket pertandingan. FIFA menerapkan sistem dynamic pricing, sehingga harga tiket dapat berubah mengikuti tingkat permintaan. Untuk pertandingan fase grup, harga resmi tiket dimulai dari US$60 atau sekitar Rp1 juta (kurs sekitar Rp17.9876 per dolar AS). Sementara itu, pertandingan yang melibatkan negara tuan rumah memiliki harga yang lebih tinggi, yakni mulai US$75 hingga US$2.735, atau sekitar Rp1,3 juta hingga Rp49,1 juta.
Memasuki babak gugur, harga tiket terus meningkat. Tiket babak 32 besar dijual mulai US$105, babak 16 besar mulai US$170, perempat final mulai US$275, semifinal mulai US$420, sedangkan tiket final dibanderol mulai US$2.030 hingga sekitar US$7.875 atau setara Rp36,5 juta hingga Rp141 juta untuk harga resmi. Bahkan di pasar resale, harga tiket final dapat melonjak hingga puluhan ribu dolar AS karena tingginya permintaan.
2. Transportasi dan Dokumen Perjalanan
Selain tiket pertandingan, biaya perjalanan juga menjadi komponen pengeluaran yang cukup besar. Tiket pesawat pulang-pergi dari Indonesia menuju kota-kota penyelenggara di Amerika Utara umumnya berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp35 juta, tergantung maskapai, waktu pembelian, musim perjalanan, serta kota tujuan.
Sesampainya di negara tujuan, Anda juga perlu menyiapkan anggaran transportasi. Mengingat pertandingan tersebar di 16 kota di tiga negara, tidak sedikit suporter yang harus berpindah kota menggunakan pesawat domestik, kereta, atau bus. Untuk perjalanan selama sekitar satu minggu dengan satu hingga dua kali perpindahan kota, anggaran transportasi sekitar Rp5 juta hingga Rp15 juta dapat menjadi perkiraan yang lebih realistis.
Selain itu, jangan lupakan biaya dokumen perjalanan. Setiap negara memiliki persyaratan masuk yang berbeda, sehingga perlu dipastikan telah memiliki paspor yang masih berlaku serta visa atau izin perjalanan sesuai negara yang dikunjungi. FIFA juga mengingatkan agar pengajuan visa dilakukan jauh sebelum keberangkatan karena tingginya permintaan selama Piala Dunia. Sebagai gambaran, wisatawan dapat menyiapkan dana sekitar Rp4 juta hingga Rp8 juta untuk pengurusan paspor (bila belum memiliki), visa, serta kebutuhan pendukung seperti eSIM atau paket internet internasional.
3. Penginapan dan Biaya Hidup Selama di Sana
Akomodasi juga menjadi pengeluaran yang perlu diperhatikan. Selama Piala Dunia berlangsung, permintaan kamar hotel diperkirakan meningkat tajam sehingga harga penginapan ikut mengalami kenaikan. Di kota-kota penyelenggara, hotel kelas menengah umumnya berada di kisaran US$100 hingga US$300 per malam, atau sekitar Rp1,8 juta hingga Rp5,4 juta. Sementara itu, hotel yang berlokasi dekat stadion atau berada di kota dengan permintaan tinggi dapat mencapai lebih dari US$400 per malam, atau sekitar Rp7,2 juta.
Apabila berencana menginap selama tujuh malam, anggaran akomodasi yang perlu disiapkan berkisar Rp15 juta hingga Rp35 juta, tergantung kota tujuan dan jenis penginapan yang dipilih.
Di luar biaya hotel, kebutuhan makan juga perlu diperhitungkan. Untuk sarapan, makan siang, makan malam, serta kebutuhan harian lainnya, wisatawan dapat menyiapkan anggaran sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per hari. Dengan durasi perjalanan selama satu minggu, biaya hidup diperkirakan mencapai sekitar Rp3,5 juta hingga Rp7 juta.
Jangan Lupakan Asuransi Perjalanan
Saat bepergian ke luar negeri, selalu ada risiko yang tidak dapat diprediksi, mulai dari keterlambatan atau pembatalan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga kondisi darurat medis. Terlebih lagi, biaya layanan kesehatan di Amerika Serikat maupun Kanada dikenal cukup tinggi. Karena itu, melengkapi perjalanan dengan asuransi perjalanan dapat menjadi langkah antisipasi agar pengeluaran tak terduga tidak membebani kondisi finansial selama liburan.
Jika Anda berencana menyaksikan satu pertandingan fase grup dengan durasi perjalanan sekitar satu minggu, total anggaran yang perlu disiapkan berkisar antara Rp50 juta hingga Rp110 juta. Sementara itu, apabila ingin menyaksikan pertandingan semifinal atau final, anggaran yang diperlukan dapat mencapai sekitar Rp128 juta, dan bahkan jauh lebih tinggi di pasar resale, total biaya perjalanan bisa mencapai lebih dari Rp180 juta, tergantung kategori tiket, kota tujuan, dan gaya perjalanan masing-masing.
Menonton Piala Dunia secara langsung memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, semakin awal Anda menyusun rencana perjalanan, semakin besar peluang mendapatkan harga tiket pesawat dan akomodasi yang lebih terjangkau. Jangan lupa untuk memastikan seluruh dokumen perjalanan telah dipersiapkan sejak jauh hari serta lengkapi perjalanan Anda dengan asuransi Simas Travel Overseas agar dapat menikmati momen Piala Dunia dengan lebih tenang.
Sumber
Financial Express
