December 22, 2025

Cara Cerdas Atur Uang Saat Kuliah di Luar Negeri

Dilansir Detik, studi dari perusahaan teknologi keuangan Wise menunjukkan bahwa 54% pelajar Indonesia merasa cemas dalam mengelola keuangan untuk studi di luar negeri. Hal ini memang wajar terjadi karena studi di luar negeri menuntut kamu untuk mandiri dalam segala hal, termasuk dalam mengelola keuangan.

Nah, supaya tidak cemas dalam mengelola keuangan ketika menjalani studi di luar negeri. Berikut 5 cara cerdas yang bisa kamu terapkan :

1. Belajar Mengelola Uang Sendiri Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat ke luar negeri, biasakan dulu mengelola keuangan sendiri sejak masih di Indonesia. Misalnya, belajar membuat anggaran bulanan, mencatat pengeluaran, atau menabung dari uang saku. Kebiasaan sederhana ini akan membantu kamu memahami pola pengeluaran pribadi agar saat sudah tinggal di luar negeri kamu sudah lebih siap mengatur uang.

2. Mengatur Anggaran Menggunakan Mata Uang Lokal

Saat memulai studi di negara tujuan, penting untuk segera menyesuaikan perencanaan keuangan dengan mata uang lokal. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah membuat daftar kebutuhan utama seperti biaya tempat tinggal, makan, transportasi, dan hiburan, lalu sesuaikan dengan harga di sana. Dengan melakukan penyesuaian, kamu bisa mengetahui biaya hidup yang sebenarnya dengan lebih tepat.

3. Pilih Platform Transfer Uang yang Tepat

Biaya transfer internasional bisa cukup besar jika kamu tidak memilih platform yang efisien. Maka dari itu, pilihlah platform yang juga memiliki nilai tukar kompetitif sehingga kiriman dari orang tua atau penarikan dana pribadi tidak banyak terpotong biaya admin.

4. Siapkan Dana Darurat

Ketika menjalani studi di luar negeri, kesempatan kerja part time bisa jadi cara cerdas untuk memperkuat kondisi keuangan. Selain menambah pengalaman, sebagian penghasilannya juga bisa disisihkan sebagai dana darurat. Langkah ini penting karena kondisi tak terduga, seperti sakit atau perubahan tempat tinggal bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, pastikan kamu memiliki dana darurat saat menjalani studi di luar negeri.

5. Tanya Mahasiswa Lain yang Lebih Dulu di Luar Negeri

Sebelum atau setibanya di negara tujuan, jangan ragu untuk bertanya pada pelajar Indonesia yang sudah lebih dulu menjalani studi di sana. Dengan bertanya, kamu akan bisa mendapatkan gambaran nyata tentang biaya hidup, mulai dari harga kebutuhan sehari-hari, transportasi, hingga pengeluaran khusus seperti biaya asuransi kesehatan. Informasi ini juga akan membantu kamu menyusun anggaran lebih realistis dan menghindari kejutan biaya tak terduga selama tinggal di luar negeri.

Mengatur keuangan saat kuliah di luar negeri memang butuh persiapan dan disiplin. Dengan membiasakan diri mengelola uang sejak dini, membuat anggaran dalam mata uang lokal, memilih platform transfer yang efisien, menyiapkan dana darurat, serta belajar dari pengalaman mahasiswa lain, kamu bisa menjalani kehidupan kuliah di luar negeri dengan lebih tenang dan finansial tetap aman.

Sumber : Detik.com